October 28, 2020 Your daily manna

Untuk Apa Manusia Diciptakan?

Mengapa Manusia Diciptakan?

Untuk apa manusia diciptakan? Karena Allah itu Maha Tahu, bukankah seharusnya sejak awal Dia sudah tahu manusia akan jatuh ke dalam dosa dan membangkang kepada DiriNya? Apakah Allah iseng dan main-main?

Kolose 1:16 mengatakan:

Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Kolose 1:16

Maka kita diciptakan bukan untuk diri kita sendiri, tetapi untuk Allah.

Allah menciptakan bumi dan segala isinya (termasuk manusia) dari hari pertama sampai keenam untuk diriNya sendiri. Tetapi jauh sebelum itu, Allah sudah memiliki banyak roh di sorga yang jumlahnya banyak sekali seperti titik-titik uap atau bintang-bintang. Mereka adalah para malaikat, yaitu hamba-hamba yang melayani Allah dan orang-orang yang diselamatkan (Ibrani 1:14).

Meskipun Allah sudah mempunyai banyak malaikat yang melayani, tetapi tetap saja manusia diciptakan oleh Allah, jantan dan betina, menurut gambar dan rupa Allah Tritunggal (Kejadian 1:26-27). Lalu Allah menghembuskan roh hidup ke dalam Adam (Kejadian 2:7).

untuk apa manusia diciptakan
Image by Pexels

Memang dalam Kejadian 2:7 versi terjemahan Bahasa Indonesia, tertulis “nafas hidup”. Tetapi itu bukan berarti bahwa sebelum diberikan nafas hidup oleh Allah, manusia tidak bernafas dan masih mati. Seperti yang dijelaskan oleh NET Bible, frase “nafas hidup” yang dimaksud dalam bahasa aslinya (nÿshamah) hanya dipakai untuk Allah dan manusia. Frase itu tidak dipakai untuk hewan, dalam artian hewan tidak diberikan “nafas hidup” oleh Allah, dan ternyata hewan masih hidup dan bernafas sampai detik Anda membaca artikel ini. Dalam bahasa aslinya, nafas yang diberikan kepada hewan adalah nefesh khayyah, bukan nÿshamah. Oleh karena itu, manusia diberikan sesuatu yang lebih dari sekedar nafas, yang membuat manusia hidup tidak hanya dari nafas tetapi juga dari hidupnya Allah.

Ayub 32:8 mengatakan:

Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang memberi kepadanya pengertian.

Ayub 32:8

Dan Zakharia 12:1 mengatakan:

Ucapan ilahi. Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia.

Zakharia 12:1

Dari kedua ayat di atas kita bisa mengetahui bahwa dalam Kejadian 2:7 bukan nafas biasa, seperti yang dimiliki hewan-hewan, yang dihembuskan Allah saat penciptaan, tetapi juga roh. Dengan demikian manusia mempunyai roh. Manusia adalah entitas roh, keberadaan roh. Itu sebabnya ketika manusia mati, ada kemungkinan rohnya masih gentayangan dan kita bisa merasakannya.

Tapi mengapa Allah menciptakan satu roh lagi lalu dihembuskan kepada manusia?

Jawabannya ada di Maleakhi 2:15, yaitu untuk mendatangkan keturunan ilahi.

Siapakah yang dimaksud keturunan ilahi itu?

Yaitu Dia yang tidak menganggap DiriNya setara dengan Allah, yang ingin merendahkan DiriNya, dan turun ke dunia menjadi sama seperti manusia (Filipi 2:5-8).

Yesus ingin merendahkan DiriNya dan turun ke dunia sebagai manusia karena Ia begitu meninggikan Allah sehingga tidak menganggap DiriNya setara dengan Allah. Meskipun demikian Yesus tidak ingin menggunakan kuasaNya untuk serta merta turun dari sorga dan menjadi manusia lalu datang ke dunia seorang diri. Tidak seperti bidadari yang turun dari langit seperti itu. Sebegitu merendahkan DiriNya, Yesus tidak ingin datang dengan cara yang mencolok perhatian seperti itu. Dia datang dengan sebuah proses. Mulai dari dikandung, lahir, tumbuh dewasa, lalu mati. Oleh karena itulah manusia diciptakan jantan dan betina, lalu diberi roh supaya manusia menjadi jalan kedatangan Anak Allah. Itu sebabnya Anak Allah juga disebut Anak Manusia.

Egoiskah Allah menciptakan manusia supaya dapat dipakai sebagai jalan kedatangan AnakNya?

Tidak adilkah Dia?

Sama sekali tidak!

Allah yang Maha Tahu mengetahui bahwa manusia akan jatuh ke dalam dosa. Oleh karena itu Ia menghendaki supaya AnakNya mati dan mencurahkan darah untuk menebus dosa semua manusia (Lukas 22:42).

Inilah keadilan Allah untuk umat manusia. Dia tidak menyayangkan Anak TunggalNya untuk mencurahkan darah dan mati di kayu salib.

Mengapa Yesus harus mencurahkan darah untuk menebus dosa manusia?

Karena upah dosa adalah maut (Roma 6:23), dan untuk menebusnya harus ada korban penebus salah (Imamat 19:21). Korban penebus salah itulah Yesus (Ibrani 9:11-14). Dan karena Ia adalah Anak Allah yang kekal, maka imamatNya juga kekal sehingga Ia hanya perlu mencurahkan darah sekali untuk selama-lamanya, dan tidak diperlukan lagi darah binatang seperti di zaman Perjanjian Lama untuk menebus dosa manusia. (Ibrani 7:24-28).

Dengan demikian Allah telah “membalas budi” terhadap ciptaanNya sendiri, dengan mengorbankan Anak TunggalNya mati di tangan manusia untuk menebus dosa manusia itu sendiri, yang sebenarnya terjadi akibat kesalahan manusia itu sendiri.

Maka dari itu, adalah sebuah kerugian besar jika manusia tidak percaya kepada Yesus, karena keadilan Allah yang bersedia menebus dosa manusia dengan curahan darah AnakNya sebagai bentuk “balas budi” Allah kepada manusia yang sudah diciptakanNya sebagai jalan kedatangan Yesus.

Manusia yang tadinya harus ke neraka akibat dosa dan kesalahannya sendiri, diberikan cara yang gratis, mudah, dan sederhana untuk masuk ke dalam kerajaan sorga dan hidup kekal bersama Allah dan AnakNya.

Cara itu adalah percaya kepada Yesus sebagai Anak Allah dan Juru Selamat. Semudah dan sesederhana itu!

Sebagai kesimpulannya, manusia diciptakan Allah bukan hanya untuk berkeluarga, berbisnis, mencari kekayaan, tetapi untuk dipakai sebagai jalan kedatangan Anak Allah yang ingin merendahkan diri. Sebagai bentuk “balas budi”, Allah menyelamatkan manusia yang jatuh ke dalam dosa dan maut akibat kesalahannya sendiri dengan cara mengorbankan Yesus di kayu salib.

Jadi apakah Anda sudah percaya Yesus? Jika sudah, apakah Anda juga sudah membaca Alkitab hari ini?

Jika belum, luangkanlah waktu 30 menit saja untuk membaca Alkitab. Itu sudah cukup.

Related Posts

Antara Taj Mahal dan Persembahan Kepada Tuhan

July 24, 2020

July 24, 2020

Manusia bisa membangun situs bersejarah untuk mengenang kekasihnya, tapi apa yang sudah kita buat untuk Bait Allah yaitu Gereja?

Pengakuan Iman Rasuli Adalah Kebohongan Besar!

August 3, 2020

August 3, 2020

Pengakuan iman rasuli tidak ditulis oleh kedua belas rasul Tuhan Yesus dan baru dibuat ratusan tahun sesudah para rasul meninggal.

Syarat Menjadi dan Tugas Pendeta Menurut Alkitab

October 17, 2020

October 17, 2020

Alkitab sudah menuliskan syarat menjadi pendeta dan tugas pendeta menurut Alkitab. Tanpa tambahan dari sumber di luar Alkitab, syarat dan tugas itu sudah berat.

Bolehkah Kita Memberikan Persembahan Kepada Orang Miskin?

July 31, 2020

July 31, 2020

Anda merasa gereja tidak mengelola persembahan dengan baik, sehingga memberikan persembahan kepada orang miskin. Apa kata Alkitab mengenai hal ini?

Jangan Gegabah Merasa Menderita Seperti Ayub

August 5, 2020

August 5, 2020

Ayub menderita karena memang diizinkan oleh Allah. Tapi ketika Anda menderita, jangan langsung gegabah menganggap Anda seperti Ayub.

Biografi Markus Menurut Alkitab

September 21, 2020

September 21, 2020

Markus bukanlah kedua belas murid Yesus yang kemudian menjadi rasul. Tetapi justru dia yang pertama kali menuliskan kitab Injil. Siapa sebenarnya dia?

4 Hari Raya Orang Kristen Menurut Alkitab

September 1, 2020

September 1, 2020

Ada 4 hari raya orang Kristen yang diperintahkan Allah di dalam Alkitab. Keempat hari raya ini menggambarkan karya penyelamatan umat manusia dari dosa.

Ini Tandanya Kamu Sebenarnya Belum Mengenal Allah

July 24, 2020

July 24, 2020

Mungkin kamu sudah merasa mengenal Allah, tapi sebenarnya kamu tidak tahu apapun tentang Dia. Cari tahu tanda-tandanya di sini.

Siapakah Roh Kudus Itu?

August 20, 2020

August 20, 2020

Mayoritas orang Kristen tidak tahu siapakah Roh Kudus itu, padahal ada banyak ayat Alkitab yang menerangkan tentang Roh Kudus.

Kota Perlindungan Itu Bernama Yesus

August 16, 2020

August 16, 2020

Di Perjanjian Lama, Kota Perlindungan adalah suaka bagi para pembunuh. Ini adalah kiasan akan Yesus yang adalah perlindungan bagi semua orang berdosa.

Iman Yang Mampu Melihat Allah

July 27, 2020

July 27, 2020

Mengapa Allah tidak memperlihatkan DiriNya sehingga manusia lebih mudah untuk percaya? Dari mana kita bisa tahu Dia benar-benar ada dan bekerja?

Keadilan Yunus vs Keadilan Allah

August 14, 2020

August 14, 2020

Yunus menolak diutus Allah karena merasa orang Niniwe layak dihukum. Ini adalah bentuk keadilan Yunus yang tidak sesuai dengan keadilan Allah.

Masuk Sorga dengan Berbuat Baik adalah Ajaran Sesat

September 26, 2020

September 26, 2020

Banyak orang Kristen menyangka bahwa mereka dapat masuk sorga dengan berbuat baik. Padahal ini adalah ajaran sesat karena Allah tidak berfirman demikian.

Perumpamaan Kambing dan Domba: Kenapa Kambing Dikutuk Tuhan?

August 18, 2020

August 18, 2020

Dalam perumpamaan kambing dan domba, Tuhan Yesus memakai kambing untuk menggambarkan orang-orang yang tidak mengasihi Dia. Mengapa demikian?

Mengapa Stefanus Dilempari Batu Sampai Mati?

September 14, 2020

September 14, 2020

Sudahkah Anda tahu pernyataan seperti apa yang diucapkan Stefanus sehingga membuat ia dilempari batu saat itu juga sampai mati? Kami mengupasnya di sini.

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *