October 28, 2020 Your daily manna

Siapakah Roh Kudus Itu?

Apa Kata Alkitab Mengenai Roh Kudus?

Pengetahuan akan Roh Kudus sangatlah penting bagi orang-orang Kristen karena Roh Kudus adalah salah satu Trinitas Allah. Selama berabad-abad gereja-gereja mengajarkan Allah Bapa dan Anak Allah kepada orang-orang Kristen, tetapi masih sedikit sekali gereja yang mengajarkan tentang Roh Kudus. Akibatnya orang Kristen sendiri kurang mengenal Roh Kudus meskipun sudah bergereja puluhan tahun. Bahkan parahnya lagi tidak sedikit orang Kristen yang tidak bisa membedakan Roh Kudus dari malaikat. Padahal secara kedudukan saja Roh Kudus dan malaikat sudah jauh berbeda.

Sebagai permulaan, saya ingin Anda benar-benar memahami kalimat ini: Allah itu Roh (Yohanes 4:24), dan Allah itu Kudus (Imamat 19:2). Maka Roh Kudus adalah Roh Allah yang Kudus (Roma 8:9, 1 Korintus 6:11, Galatia 4:6).

Roh Kudus mengenal segala yang ada dalam diri Allah, bahkan isi lubuk hati Allah (1 Korintus 2:11). Maka Roh Kudus tidak pernah bekerja menurut kehendakNya sendiri, tapi bekerja menurut kehendak Bapa (Roma 8:27, Yohanes 14:26).

Pada dasarnya tidak ada yang pernah melihat Bapa karena Bapa hanya memperlihatkan Diri melalui Anak TunggalNya saja. Maka Anak lah satu-satunya yang pernah melihat Bapa karena Ia keluar dari pangkuanNya (Yohanes 1:18). Anak lah yang berada bersama Bapa sejak daripada mulanya. Dan oleh Anak dan untuk Anak lah Bapa mengerjakan segala sesuatu, termasuk menciptakan sorga dan angkasa serta segala isinya (Yohanes 1:1-3, Kolose 1:15-17).

Maka Bapa bekerja untuk Anak, Anak pun bekerja melakukan kehendak Bapa (Yohanes 4:34), dan Roh Kudus juga bekerja melakukan kehendak Bapa. Demikianlah Anak Allah itu penyataan dari kehendak dan pekerjaan Bapa. Dialah penyataan diri dan gambar wujud dari Allah yang tidak kelihatan itu (Ibrani 1:3, Kejadian 1:26-27).

Itu sebabnya Yesus berkata,

Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Yohanes 14:11

Sampai sini sudah mulai mengerti ya?

Simpelnya begini, karena Allah Bapa itu tidak bisa dilihat dengan mata manusia, maka kita melihat Yesus dan pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan Yesus karena untuk Dialah Bapa bekerja dan Roh Kudus juga bekerja.

Maka siapapun yang sudah melihat dan bertemu Yesus sebenarnya sudah melihat dan bertemu Bapa. Artinya, dimana ada Yesus di situ ada Bapa. Itulah yang dimaksud Tuhan Yesus ketika Dia berkata: Aku dan Bapa adalah satu (Yohanes 10:30).

Dalam hal pekerjaan pun, Anak hanya bekerja dengan Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus, Anak Allah tidak mungkin mengerjakan kehendak dan pekerjaan Bapa. Tanpa Roh Kudus, Anak Allah tidak mungkin melakukan mujizat-mujizat, kuasa penyembuhan, membebaskan manusia dari tawanan Iblis, menghidupkan orang mati, mengusir roh-roh kotor, dan mengajar firman Allah seperti yang Ia lakukan selama pelayanan resmiNya. Itu semua adalah pekerjaan Bapa yang dinyatakan dan dilakukan oleh Yesus bersama Roh Kudus. Bila Bapa tidak berada di dalam Yesus, maka Yesus tidak mungkin bisa melakukan itu semua. Atau bila Yesus tidak bekerja bersama Roh Kudus, maka pekerjaan-pekerjaan itu juga tidak mungkin dilakukan dan dinyatakan oleh Yesus (Yohanes 5:19-21, Yohanes 9:1-4, Yohanes 10:24-25).

Itu sebabnya sebelum Anak Allah dibaptis dan menerima Roh Kudus, Dia tidak mengerjakan pekerjaan Bapa meskipun Dia adalah Anak Allah yang turun ke dunia.

siapakah roh kudus menurut alkitab
Image by Holger Schué from Pixabay

Di luar sana, ada banyak sekali teori mengapa Yesus baru melakukan pelayanan resmi di usia 30. Ada banyak juga yang menduga-duga apa yang dikerjakan Yesus sebelum Ia melakukan pelayanan resmi.

Orang-orang seperti itu hanya bisa menduga-duga dan menyusun teori ciptaan mereka sendiri karena mereka tidak mengerti bagaimana Trinitas Allah bekerja.

Tanpa Roh Kudus, Anak Allah juga tidak mungkin berada bersama Bapa sebab Roh Kudus adalah Roh Allah yang Kudus. Bapa adalah Allah, Anak pun juga Allah, maka Roh Kudus adalah Roh yang berada bersama Bapa dan Anak. Roh Bapa adalah Roh Kudus, Roh Yesus juga Roh Kudus. Roh Allah, Roh Bapa, dan Roh Anak adalah yang sama, yaitu Roh Kudus.

Tanpa Roh Kudus, tidak mungkin Anak Allah menampakkan DiriNya sebagai gambar wujud Allah yang tidak kelihatan itu (Roma 1:3-4). Tanpa Roh Kudus, tidak mungkin Bapa berkenan kepada Anak TunggalNya. Tanpa Roh Kudus, tidak mungkin Anak Allah menyatakan pekerjaan dan kuasa Bapa. Itu sebabnya ketika Anak Allah berada dalam rahim Maria pun, Ia dikandung oleh Roh Kudus (Matius 1:18).

Ketika Bapa, Anak, dan Roh Kudus saling bekerja maka terwujudlah kehendak, kemuliaan, kuasa, dan hidup Allah. Itu sebabnya orang-orang yang menerima kesembuhan dari Yesus langsung memuliakan Allah saat itu juga. Orang-orang yang melihat mujizat-mujizat Yesus pun langsung memuliakan Allah dan berkata “Sungguh Dialah Anak Allah“, mengakui Yesus sebagai Anak Allah.

Di masa Perjanjian Lama, memang banyak mujizat dan kesembuhan yang terjadi juga. Allah melakukannya melalui nabi-nabi. Tapi itu semua bukanlah yang dilakukan oleh para nabi menurut kehendak mereka sendiri. Nabi-nabi harus berdoa dan memohon kepada Allah terlebih dahulu, kadang disertai puasa, isak tangis, menyungkurkan diri ke tanah, dan negosiasi yang alot dulu, barulah dikabulkan oleh Allah dan Allah sendiri atau malaikat yang melakukan mujizat itu. Atau Allah sendiri yang berfirman terlebih dulu kepada nabi-nabinya bahwa Ia akan melakukan mujizat, barulah nabi itu menyampaikan firman Allah itu kepada umat Israel.

Dengan demikian nabi hanyalah perantara dan suruhan saja. Nabi tidak bekerja bersama Allah. Nabi tidak satu kehendak dengan Allah, bahkan tidak jarang kehendak nabi sangat berlawanan dengan kehendak Allah. Berbeda dengan Anak Allah, karena Dia satu kehendak dengan Allah dan bekerja bersama Bapa dan Roh Kudus, maka kapanpun Yesus melakukan mujizat, mujizat itu langsung terjadi saat itu juga. Tuhan Yesus tidak perlu menggelepar-gelepar terlebih dulu atau memohon dengan isak tangis seperti yang dilakukan para nabi.

Jadi dari sini kita juga tahu bahwa Yesus bukanlah nabi. Ia lebih tinggi daripada nabi meskipun Ia juga melakukan pekerjaan-pekerjaan nabi, seperti mengajar dan bernubuat. Yesus memiliki kuasa Allah dalam diriNya karena Ia berada dan bekerja bersama Bapa dan Roh Kudus. Sedangkan nabi harus memohonkan kuasa itu terjadi atau diberikan kepadanya terlebih dulu karena nabi tidak bekerja dan berada bersama Bapa dan Roh Kudus. Nabi tidak memiliki kuasa Allah di dalam dirinya.

Jadi kesimpulannya, Roh Kudus adalah Roh Allah yang Kudus. Bapa adalah Allah, Anak pun juga Allah, dan Roh Kudus adalah Roh Bapa dan Anak. Roh Kudus adalah Roh yang berada bersama Bapa dan Anak. Roh Bapa adalah Roh Kudus, Roh Yesus juga Roh Kudus. Roh Allah, Roh Bapa, dan Roh Anak adalah yang sama, yaitu Roh Kudus.

Tanpa Roh Kudus, Anak Allah tidak mungkin mengerjakan dan melakukan kehendak Bapa. Tanpa Roh Kudus, Anak Allah tidak mungkin melakukan mujizat-mujizat yang adalah kuasa dan pekerjaan Bapa. Bapa melakukan mujizat-mujizat itu melalui Yesus untuk menyatakan kuasaNya di dalam Yesus supaya manusia percaya kepada Yesus sebagai Anak Allah. Demikian Bapa bekerja untuk Anak.

Ketika Bapa, Anak, dan Roh Kudus saling bekerja, di situlah terwujud kemuliaan Allah. Mujizat terjadi, dan manusia yang melihat atau mendengarnya memuliakan Allah.

Bagaimana, apakah masih susah untuk dipahami? Coba baca ulang dari atas jika masih belum paham ya.

Related Posts

Keadilan Yunus vs Keadilan Allah

August 14, 2020

August 14, 2020

Yunus menolak diutus Allah karena merasa orang Niniwe layak dihukum. Ini adalah bentuk keadilan Yunus yang tidak sesuai dengan keadilan Allah.

Ini Tandanya Kamu Sebenarnya Belum Mengenal Allah

July 24, 2020

July 24, 2020

Mungkin kamu sudah merasa mengenal Allah, tapi sebenarnya kamu tidak tahu apapun tentang Dia. Cari tahu tanda-tandanya di sini.

Iman Yang Mampu Melihat Allah

July 27, 2020

July 27, 2020

Mengapa Allah tidak memperlihatkan DiriNya sehingga manusia lebih mudah untuk percaya? Dari mana kita bisa tahu Dia benar-benar ada dan bekerja?

Bolehkah Kita Memberikan Persembahan Kepada Orang Miskin?

July 31, 2020

July 31, 2020

Anda merasa gereja tidak mengelola persembahan dengan baik, sehingga memberikan persembahan kepada orang miskin. Apa kata Alkitab mengenai hal ini?

Perumpamaan Kambing dan Domba: Kenapa Kambing Dikutuk Tuhan?

August 18, 2020

August 18, 2020

Dalam perumpamaan kambing dan domba, Tuhan Yesus memakai kambing untuk menggambarkan orang-orang yang tidak mengasihi Dia. Mengapa demikian?

Pengakuan Iman Rasuli Adalah Kebohongan Besar!

August 3, 2020

August 3, 2020

Pengakuan iman rasuli tidak ditulis oleh kedua belas rasul Tuhan Yesus dan baru dibuat ratusan tahun sesudah para rasul meninggal.

Jangan Gegabah Merasa Menderita Seperti Ayub

August 5, 2020

August 5, 2020

Ayub menderita karena memang diizinkan oleh Allah. Tapi ketika Anda menderita, jangan langsung gegabah menganggap Anda seperti Ayub.

Untuk Apa Manusia Diciptakan?

July 25, 2020

July 25, 2020

Sudah tahu manusia akan jatuh ke dalam dosa dan mengecewakan Allah, tapi mengapa Allah tetap menciptakan manusia?

Latar Belakang Markus dan Pekerjaannya Menurut Alkitab

October 4, 2020

October 4, 2020

Latar belakang Markus dan pekerjaannya sebagai rasul dan penulis Injil pertama masih sangat relevan dengan kondisi pelayanan misionaris di zaman ini.

Masuk Sorga dengan Berbuat Baik adalah Ajaran Sesat

September 26, 2020

September 26, 2020

Banyak orang Kristen menyangka bahwa mereka dapat masuk sorga dengan berbuat baik. Padahal ini adalah ajaran sesat karena Allah tidak berfirman demikian.

Mengapa Stefanus Dilempari Batu Sampai Mati?

September 14, 2020

September 14, 2020

Sudahkah Anda tahu pernyataan seperti apa yang diucapkan Stefanus sehingga membuat ia dilempari batu saat itu juga sampai mati? Kami mengupasnya di sini.

Biografi Markus Menurut Alkitab

September 21, 2020

September 21, 2020

Markus bukanlah kedua belas murid Yesus yang kemudian menjadi rasul. Tetapi justru dia yang pertama kali menuliskan kitab Injil. Siapa sebenarnya dia?

Sorga Bagi Si Pelacur Binal

August 29, 2020

August 29, 2020

Seorang pelacur diangkat menjadi permaisuri karena cinta kasih sang raja. Maka betapa lebihnya kasih Raja Sorga yang memberikan Kerajaan Sorga bagi pelacur rohani seperti kita.

4 Hari Raya Orang Kristen Menurut Alkitab

September 1, 2020

September 1, 2020

Ada 4 hari raya orang Kristen yang diperintahkan Allah di dalam Alkitab. Keempat hari raya ini menggambarkan karya penyelamatan umat manusia dari dosa.

Antara Taj Mahal dan Persembahan Kepada Tuhan

July 24, 2020

July 24, 2020

Manusia bisa membangun situs bersejarah untuk mengenang kekasihnya, tapi apa yang sudah kita buat untuk Bait Allah yaitu Gereja?

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *