October 29, 2020 Your daily manna

Opus 5: Jangan Meritualkan Perjamuan Kudus

Perjamuan Kudus Tidak Diperintahkan Sebagai Ritual

Pada malam Tuhan Yesus ditangkap,
Ia berpesan kepada murid-muridNya,
sambil memecahkan dan membagikan roti (Matius 26:26-28).

“Inilah tubuh-Ku bagi kamu, lakukanlah ini
dan ingatlah akan Aku” (1 Korintus 11:24).

Lalu Ia mengambil cawan:
“Cawan ini adalah perjanjian baru
yang diadakan dengan darah-Ku,
lakukanlah ini dan ingatlah akan Aku,
setiap kali kamu meminumnya.” (1 Korintus 11:25).

Tuhan Yesus tidak memerintahkan
Perjamuan Kudus diadakan sebagai sakramen,
atau sebagai ritual,
maupun upacara agama,
tetapi sebagai peringatan,
akan kematianNya dan perintahNya.

Tujuan Perjamuan Kudus adalah
memperingati kematian Tuhan
untuk menebus dosa manusia (Lukas 22:14-23).

Perintah-Nya ialah setiap kali
kamu memakan roti dan
meminum cawan ini,
kamu memberitakan kematian Tuhan
sampai Ia datang kembali (1 Korintus 11:26).

Bila tidak memberitakan kematian Tuhan
setelah melakukan Perjamuan Kudus,
maka itu adalah perjamuan yang gagal,
meskipun dilakukan secara sakramen.

Gagal karena menyalahi perintah Tuhan,
dan tujuan Perjamuan Kudus itu sendiri.

Perjamuan Kudus adalah
ketetapan Tuhan (1 Korintus 11:27-29),
yang harus dipelihara
sampai Tuhan datang kembali.

Pemecahan roti dan peminuman anggur
yang tidak bertujuan
memperingati kematian Tuhan
bukanlah Perjamuan Kudus,
tetapi hanya makan dan minum biasa
(Kis 27:33-36; 1 Timotius 5:23; 1 Korintus 11:20-21).

Perjamuan Kudus bukanlah transubstansiasi,
bukan juga konsubstansiasi,
itu adalah kepercayaan takhayul.

Perjamuan Kudus juga tidak boleh dilakukan
di rumah bersama keluarga,
tetapi harus berkumpul sebagai jemaat (1 Korintus 11:20-22).

Barangsiapa yang mengikuti Perjamuan Kudus,
tetapi tidak memberitakan Injil,
maka ia berdosa terhadap
tubuh dan darah Tuhan (1 Korintus 11:26-27).

Tuhan Yesus adalah Firman yang menjadi daging (Yohanes 1:14).
Dengan makan roti yang melambangkan tubuh Tuhan,
kita sedang mengunyah firman,
maka barangsiapa yang tidak melakukan firmanNya,
berdosa terhadap Tuhan.

Lakukanlah Perjamuan Kudus,
dan beritakanlah Injil,
itu adalah perintah dan firman Tuhan.

Related Posts

Opus 12: Nephilim – Para Raksasa di Alkitab

September 24, 2020

September 24, 2020

Opus 12 bercerita tentang Nephilim, para raksasa di Alkitab yang membuktikan bahwa Adam bukanlah manusia pertama.

Opus 17: Nama Yesus Nama yang Berkuasa

October 21, 2020

October 21, 2020

Opus 17 bercerita tentang nama Yesus, yang adalah nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Di dalam nama Allah Tritunggal itu, ada banyak kuasa dan pengampunan dosa.

Opus 13: Pernikahan Beda Agama Menurut Alkitab

September 29, 2020

September 29, 2020

Opus 13 membahas bagaimana Allah memandang pacaran atau pernikahan beda agama, dan menyajikan ayat-ayat Alkitab yang mengatur tentang hal-hal tersebut.

Opus 7: 4 Alasan untuk TIDAK Berdoa di Depan Patung

August 29, 2020

August 29, 2020

Ada 4 alasan alkitabiah di mana kita seharusnya tidak sujud menyembah, beribadah, atau berdoa di depan patung atau gambar Yesus.

Opus 8: Terimalah Terang Dunia yang Abadi!

September 2, 2020

September 2, 2020

Opus 8 bercerita tentang terang dunia ciptaan yang hanya berguna untuk tubuh, tetapi tidak berguna untuk roh, dan Terang Dunia sejati yang membawa hidup kekal.

Opus 10: Rendah Hatilah Sama Seperti Yesus yang Rendah Hati

September 12, 2020

September 12, 2020

Yesus sangat rendah hati sehingga Ia merendahkan diri menjadi manusia. Itu adalah bentuk ketaatanNya kepada Allah. Kita juga harus punya sifat rendah hati seperti itu.

Opus 6: Orang Kudus yang Dikuduskan oleh Roh Kudus

August 14, 2020

August 14, 2020

Opus 6 bercerita tentang status orang kudus, yang tidak boleh diberikan manusia dan gereja, tetapi hanya oleh Roh Kudus saja.

Opus 14: Kontroversi Sejarah Penulisan Alkitab

October 5, 2020

October 5, 2020

Sejarah penulisan Alkitab mempunyai banyak sekali kontroversi, begitu pula dengan kanonisasi. Meskipun demikian Alkitab tetap menyatakan kehendak Allah.

Opus 2: Kerajaan Sorga

August 3, 2020

August 3, 2020

Opus 2 berbicara tentang Kerajaan Sorga, Penciptanya, Rajanya, sifatnya, dan siapa saja yang dapat masuk ke dalamnya.

Opus 1: Allah Bapa & Yesus

August 3, 2020

August 3, 2020

Opus 1 bercerita tentang Allah Bapa dan Anak Allah, dan penciptaan segala sesuatu yang dilakukan untuk Anak Allah yaitu Yesus.

Opus 9: “Inilah Darah-Ku, Darah Perjanjian Baru”

September 9, 2020

September 9, 2020

Opus 9 bercerita tentang darah Perjanjian Baru, yaitu darah Yesus yang berkuasa menghapuskan dosa manusia.

Opus 3: Para Malaikat Allah & Tugasnya

August 5, 2020

August 5, 2020

Opus 3 bercerita tentang para malaikat yang diciptakan Allah, tugas-tugasnya, dan sifat-sifatnya.

Opus 11: Kebenaran Injil Yesus

September 22, 2020

September 22, 2020

Opus 11 bercerita tentang kebenaran Injil Yesus yang lebih nyata daripada kenyataan walaupun kebenaran itu tidak dapat dilihat oleh mata manusia.

Opus 15: Pertobatan adalah Iman Menuju Keselamatan

October 12, 2020

October 12, 2020

Pertobatan adalah wujud iman dasar yang seharusnya pertama kali dilakukan untuk memastikan penebusan dan pengampunan dosa serta keselamatan.

Opus 4: Batu Karang di Halaman Istana Imam Besar

August 6, 2020

August 6, 2020

Opus 4 bercerita tentang peristiwa historik oleh Batu Karang yang berada di halaman istana Imam Besar Kayafas.

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *