October 29, 2020 Your daily manna

Opus 11: Kebenaran Injil Yesus

Kebenaran Injil Yesus

Allah memang tidak dapat dilihat,
tetapi Dia mengutus Anak supaya
Anak dapat dilihat dan manusia
melihat Bapa di dalam Anak
(Yohanes 1:18, 14:10).

Allah memperlihatkan AnakNya karena
manusia hanya dapat mengenal
apa yang dilihat dengan mata saja.

Itulah kelemahan manusia.
Manusia tidak bisa mengenal
apa yang tidak terlihat.

Tetapi Injil Yesus adalah
kebenaran yang membuat kita
mengenal apa yang tidak dapat
kita lihat
(Ibrani 11:1-2).

Kebenaran Injil Yesus lebih
kokoh dan jelas daripada
apapun yang kelihatan (Yohanes 20:29).

Kebenaran Injil Yesus adalah
Yesus itu sendiri.
Dialah jalan, kebenaran, dan hidup
(Yohanes 14:6).

Apa yang terlihat mata adalah miniatur.
Bait Allah yang ada di bumi
dibangun menurut contoh yang
sudah ada di sorga (Ibrani 8:5).

Juga manusia adalah miniatur
dari gambar dan rupa Dia yang
tidak terlihat (Kejadian 1:26).

Kerajaan-kerajaan di bumi juga
miniatur dari Kerajaan Sorga yang
sudah ada sebelum dunia diciptakan.

Emas yang dibangga-banggakan manusia,
dan dipasang di tubuh sebagai perhiasan,
adalah aspal jalan di Kerajaan Sorga
(Wahyu 21:21).

Apa yang dapat dilihat mata adalah
kiasan dan miniatur akan apa
yang sudah ada di sorga.

Apa yang dapat dilihat mata
bersifat tidak kekal dan akan
dihanguskan di akhir zaman (2 Korintus 4:18).

Tetapi apa yang tidak dapat
dilihat mata adalah yang
kekal selama-lamanya.

2 korintus 4:18

Manusia yang bodoh
lebih menginginkan yang kelihatan
daripada yang tidak kelihatan.
Itu sebabnya banyak manusia tidak
berada dalam kebenaran.

Manusia yang bodoh mencoba
membuktikan kebenaran Injil secara ilmiah,
memaksakan diri untuk melihat apa
yang tidak terlihat.

Kebenaran Injil Yesus
memang tidak kelihatan.
Tetapi itulah kenyataan yang
lebih nyata daripada kenyataan
.

Ratusan nubuatan para nabi
sudah tergenapi oleh Yesus.

Kelahiran, pelayanan, mujizat,
penangkapan, kematian,
kebangkitan, dan kenaikan
adalah nubuatan-nubuatan
yang sudah tergenapi.

Hanya satu nubuatan yang belum
tergenapi hingga saat ini,
yaitu kedatanganNya kembali.

Apakah Anda pikir nubuatan yang
satu ini menjadi satu-satunya yang
tidak akan tergenapi?

Mari percaya pada Injil Yesus,
itulah kebenaran yang kekal.

Jangan tersesat pada miniatur
yang pasti akan dihanguskan.

Mari miliki iman yang
mengantarkan kita pada hidup kekal.
Jangan hanya mengucapkan pengakuan,
karena orang-orang tidak percaya
juga bisa melakukannya.

Iman tanpa perbuatan
adalah iman para setan
(Yakobus 2:19-20).

Related Posts

Opus 13: Pernikahan Beda Agama Menurut Alkitab

September 29, 2020

September 29, 2020

Opus 13 membahas bagaimana Allah memandang pacaran atau pernikahan beda agama, dan menyajikan ayat-ayat Alkitab yang mengatur tentang hal-hal tersebut.

Opus 15: Pertobatan adalah Iman Menuju Keselamatan

October 12, 2020

October 12, 2020

Pertobatan adalah wujud iman dasar yang seharusnya pertama kali dilakukan untuk memastikan penebusan dan pengampunan dosa serta keselamatan.

Opus 7: 4 Alasan untuk TIDAK Berdoa di Depan Patung

August 29, 2020

August 29, 2020

Ada 4 alasan alkitabiah di mana kita seharusnya tidak sujud menyembah, beribadah, atau berdoa di depan patung atau gambar Yesus.

Opus 2: Kerajaan Sorga

August 3, 2020

August 3, 2020

Opus 2 berbicara tentang Kerajaan Sorga, Penciptanya, Rajanya, sifatnya, dan siapa saja yang dapat masuk ke dalamnya.

Opus 12: Nephilim – Para Raksasa di Alkitab

September 24, 2020

September 24, 2020

Opus 12 bercerita tentang Nephilim, para raksasa di Alkitab yang membuktikan bahwa Adam bukanlah manusia pertama.

Opus 6: Orang Kudus yang Dikuduskan oleh Roh Kudus

August 14, 2020

August 14, 2020

Opus 6 bercerita tentang status orang kudus, yang tidak boleh diberikan manusia dan gereja, tetapi hanya oleh Roh Kudus saja.

Opus 19: Perbedaan Jemaah Perjanjian Lama dan Jemaat Perjanjian Baru

October 27, 2020

October 27, 2020

Opus 19 menjelaskan perbedaan jemaah Perjanjian Lama dengan jemaat Perjanjian Baru, pengudusan, dan pelayanan masing-masing.

Opus 10: Rendah Hatilah Sama Seperti Yesus yang Rendah Hati

September 12, 2020

September 12, 2020

Yesus sangat rendah hati sehingga Ia merendahkan diri menjadi manusia. Itu adalah bentuk ketaatanNya kepada Allah. Kita juga harus punya sifat rendah hati seperti itu.

Opus 14: Kontroversi Sejarah Penulisan Alkitab

October 5, 2020

October 5, 2020

Sejarah penulisan Alkitab mempunyai banyak sekali kontroversi, begitu pula dengan kanonisasi. Meskipun demikian Alkitab tetap menyatakan kehendak Allah.

Opus 18: Keturunan Perempuan yang Meremukkan Kepala Iblis

October 23, 2020

October 23, 2020

Keturunan perempuan yang meremukkan kepada Iblis adalah keturunan ilahi yang lahir melalui ibu dari manusia-manusia rohani, yaitu Hawa.

Opus 8: Terimalah Terang Dunia yang Abadi!

September 2, 2020

September 2, 2020

Opus 8 bercerita tentang terang dunia ciptaan yang hanya berguna untuk tubuh, tetapi tidak berguna untuk roh, dan Terang Dunia sejati yang membawa hidup kekal.

Opus 1: Allah Bapa & Yesus

August 3, 2020

August 3, 2020

Opus 1 bercerita tentang Allah Bapa dan Anak Allah, dan penciptaan segala sesuatu yang dilakukan untuk Anak Allah yaitu Yesus.

Opus 17: Nama Yesus Nama yang Berkuasa

October 21, 2020

October 21, 2020

Opus 17 bercerita tentang nama Yesus, yang adalah nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Di dalam nama Allah Tritunggal itu, ada banyak kuasa dan pengampunan dosa.

Opus 9: “Inilah Darah-Ku, Darah Perjanjian Baru”

September 9, 2020

September 9, 2020

Opus 9 bercerita tentang darah Perjanjian Baru, yaitu darah Yesus yang berkuasa menghapuskan dosa manusia.

Opus 3: Para Malaikat Allah & Tugasnya

August 5, 2020

August 5, 2020

Opus 3 bercerita tentang para malaikat yang diciptakan Allah, tugas-tugasnya, dan sifat-sifatnya.

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *