October 29, 2020 Your daily manna

Pengakuan Iman Rasuli Adalah Kebohongan Besar!

Kedua Belas Rasul TIDAK PERNAH Menulis Pengakuan Iman

Saya bukanlah supporter Donald Trump, tetapi saya mendukung sikap dia yang tidak ikut serta membaca pengakuan iman rasuli saat menghadiri upacara pemakaman George H.W. Bush. Terlepas dari apapun yang menjadi motivasi, latar belakang gereja, ataupun kontroversi yang mengelilingi dia, seperti yang ditulis The Washington Post, pengakuan iman rasuli memang bukan untuk disakralkan, apalagi dianggap sebagai bukti iman.

Pengakuan iman rasuli tidak dibuat oleh para rasul Yesus Kristus, meskipun banyak rumor yang mengatakan bahwa para rasul-lah yang menulisnya sendiri.

John Mark Hicks, professor teologi dari Lipscomb University, mengatakan pengakuan ini ditetapkan lama sesudah para rasul meninggal dan baru dipakai sekitar tahun 200 AD saat upacara baptisan.

Sandy Finlayson, professor Theological Bibliography dari Westminster Theological Seminary, mengatakan pengakuan iman rasuli tidak ditulis oleh para rasul itu sendiri, dan tidak tertulis dalam Alkitab. Tidak seperti Doa Bapa Kami yang diajarkan secara langsung oleh Tuhan Yesus sendiri, pengakuan iman rasuli sama sekali tidak biblikal. Lebih lanjut, dia mengatakan pengakuan iman rasuli hanyalah kesimpulan kepercayaan orang Kristen. Hal ini juga diakui oleh jaringan televisi Katolik EWTN yang mengatakan bahwa pengakuan iman itu ditulis oleh Gereja Katolik Roma.

Latar Belakang Penulisan Pengakuan Iman Rasuli

Di masa penulisan pengakuan iman rasuli (sekitar tahun 200 AD) para pemimpin dan jemaat jatuh ke dalam ekstase yang mengaku-ngaku bahwa ucapan dari mulut mereka adalah suara Roh Kudus. Karena saat itu Alkitab belum sempurna, mereka mengklaim umat Kristen harus menerima nubuat Roh Kudus melalui mereka. Mereka juga menubuatkan bahwa akhir zaman akan segera tiba dan Yerusalem Baru akan turun di ladang di Frigia, Asia Kecil, sehingga banyak pengikut yang pergi ke sana. Mereka bertindak persis seperti yang dinubuatkan Tuhan Yesus di Matius 23: 24-28.

Pada masa itu Alkitab tidak tersedia secara luas seperti sekarang, apalagi sebagian besar orang buta huruf. Karena itu gereja membuat pengakuan atas rumusan iman untuk digunakan dalam baptisan.

Sejak abad ke 4 ketika Katolik menetapkan hukum gereja, pengakuan iman rasuli diyakini sebagai iman turun-temurun dari kedua belas rasul, dan menjadi standar iman mereka dalam penggunaannya dalam liturgi. Bahkan saat ini Katolik Roma menggunakannya dalam setiap misa, dan gereja Anglikan menggunakannya saat baptis percik atau kebaktian malam.

Pengakuan iman ini juga dilakukan oleh gereja Protestan seperti gereja Presbyterian, Methodist saat mulai beribadah, baptis percik, dan berdoa. Gereja Lutherian mengulang pengakuan iman ini seminggu sekali. Di sisi lain, sebagian Protestan terutama gereja Baptis menolak dan tidak menggunakan pengakuan iman ini karena merupakan sisa agama Katolik. Sejak masa Reformasi Kristen, pengakuan ini dinyatakan tidak perlu digunakan karena tidak ada tertulis dalam Alkitab.

Gereja Ortodoks Yunani (timur) tidak menggunakan pengakuan iman rasuli karena pada tahun 1054 terjadi perpecahan antara gereja Timur dan Barat. Mereka tidak mengakui ajaran Katolik (Barat) dan tidak menemukan bukti pengakuan ini sebagai pengakuan iman dari para rasul. Pengakuan iman rasuli adalah tradisi yang melekat pada gereja Barat.

Fakta Mengerikan Di Balik Pengakuan Iman Rasuli
Image by comcenter.com

4 Alasan Untuk Tidak Menggunakan Pengakuan Iman Rasuli

Ada juga beberapa alasan mengapa sulit menggunakan pengakuan iman rasuli sebagai pengakuan iman yang universal. Pertama, tidak tertulis di dalam Alkitab dan kita harus sangat berhati-hati terhadap apapun yang tidak ada tertulis supaya tidak tersesat.

Kedua, di dalamnya terdapat istilah “Gereja universal (am) yang kudus” (Holy Catholic Church) karena Katolik punya arti “universal, global, am” sehingga tidak mengacu kepada gereja seperti yang dimaksudkan Tuhan Yesus dalam Matius 16: 13-20, tetapi kepada sebuah organisasi bernama Gereja Katolik Roma. Terlebih lagi pada abad ke 8 ungkapan “Aku percaya pada gereja Katolik yang kudus” ditambahkan, mengingat bahwa pada waktu itu gereja Katolik adalah satu-satunya gereja di bumi yang mewakili semua gereja. Di masa itu juga semua orang yang menentang mereka dicap sebagai sesat dan dianiaya dengan berat.

Alasan ketiga, fakta bahwa Yesus menderita adalah kehendak Allah Bapa. Ungkapan “yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus” telah memicu perdebatan mengenai masalah pertanggungjawaban, yaitu supaya orang Yahudi terhindar dari kesalahan mereka. Alkitab mengatakan bahwa orang Yahudi dan Pontius Pilatus digunakan sebagai alat jahat dalam pelayanan resmi Yesus untuk mematuhi kehendak Bapa. Yesus menggunakan hakNya untuk mati, dengan menggunakan penghakiman Pontius Pilatus.

Alasan keempat, pada dasarnya yang disebut orang kudus (saints) adalah orang yang dibasuh semua dosanya dengan darah Yesus, dikuduskan dan lahir kembali. Dengan demikian, orang kudus adalah orang yang sudah bertobat dari dosa Adam, sudah menyerahkan diri untuk dibaptis (selam), dan menerima Roh Kudus. Tetapi di dalam kalimat “persekutuan orang kudus” yang terdapat dalam pengakuan iman rasuli, kata “saints” yang digunakan adalah gelar yang diberikan kepada orang-orang yang telah meninggal di gereja Katolik, dan melalui pertimbangan gereja dinyatakan sebagai orang kudus.

Tetapi Alkitab mengajarkan bahwa setelah orang kudus Kristen mati, mereka tidak langsung masuk ke Sorga tetapi masuk ke Firdaus untuk menunggu hari kebangkitan ketika Yesus datang kedua kalinya (Yohanes 6: 39-40, 44, 54; Yohanes 11: 23-5; Lukas 23:42-43). Barulah di hari kebangkitan itu orang kudus bersama-sama Yesus naik ke Sorga (Wahyu 20:4-6). Ini berarti orang kudus yang sudah mati tidak dapat berhubungan atau berkomunikasi dengan orang yang masih hidup.

Kesimpulan

Dengan empat alasan inilah orang Kristen harus bisa melepaskan diri dari pengakuan iman yang tidak Alkitabiah dan tidak ditulis oleh para rasul itu sendiri.

Bila Anda ingin membuktikan iman, lakukanlah itu dengan perbuatan, seperti bersedia diajar untuk menjadi murid Yesus dan dibaptis (selam) dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus (Matius 28: 19-20).

Perbuatan seperti itu adalah bentuk ketaatan dan iman yang lebih nyata daripada sekedar membaca teks yang dibuat oleh entah siapa dan bukan dengan dorongan Roh Kudus.

Bila Anda hanya membaca pengakuan iman tapi tidak mau diajar dan dibaptis (selam) seperti yang Tuhan Yesus contohkan, maka itu hanyalah iman yang kosong, yaitu iman yang juga dimiliki oleh setan-setan yang pasti masuk neraka (Yakobus 2: 19-22). Dan bila Anda ingin mempunyai iman seperti yang dimiliki para rasul, maka beritakanlah Injil kepada semua orang, usirlah roh-roh jahat, sembuhkanlah orang sakit, bersedia diutus gereja untuk melakukan misi ke daerah-daerah terpencil walaupun tidak dibekali secara berkecukupan.

Related Posts

Iman Yang Mampu Melihat Allah

July 27, 2020

July 27, 2020

Mengapa Allah tidak memperlihatkan DiriNya sehingga manusia lebih mudah untuk percaya? Dari mana kita bisa tahu Dia benar-benar ada dan bekerja?

Bolehkah Kita Memberikan Persembahan Kepada Orang Miskin?

July 31, 2020

July 31, 2020

Anda merasa gereja tidak mengelola persembahan dengan baik, sehingga memberikan persembahan kepada orang miskin. Apa kata Alkitab mengenai hal ini?

Perumpamaan Kambing dan Domba: Kenapa Kambing Dikutuk Tuhan?

August 18, 2020

August 18, 2020

Dalam perumpamaan kambing dan domba, Tuhan Yesus memakai kambing untuk menggambarkan orang-orang yang tidak mengasihi Dia. Mengapa demikian?

Kota Perlindungan Itu Bernama Yesus

August 16, 2020

August 16, 2020

Di Perjanjian Lama, Kota Perlindungan adalah suaka bagi para pembunuh. Ini adalah kiasan akan Yesus yang adalah perlindungan bagi semua orang berdosa.

Keadilan Yunus vs Keadilan Allah

August 14, 2020

August 14, 2020

Yunus menolak diutus Allah karena merasa orang Niniwe layak dihukum. Ini adalah bentuk keadilan Yunus yang tidak sesuai dengan keadilan Allah.

Jangan Gegabah Merasa Menderita Seperti Ayub

August 5, 2020

August 5, 2020

Ayub menderita karena memang diizinkan oleh Allah. Tapi ketika Anda menderita, jangan langsung gegabah menganggap Anda seperti Ayub.

Biografi Markus Menurut Alkitab

September 21, 2020

September 21, 2020

Markus bukanlah kedua belas murid Yesus yang kemudian menjadi rasul. Tetapi justru dia yang pertama kali menuliskan kitab Injil. Siapa sebenarnya dia?

Anda Sudah Mati Rohani Saat Lahir Ke Dunia

July 26, 2020

July 26, 2020

Banyak orang Kristen mengira maut adalah mati secara jasmani, padahal sejatinya kita semua sudah mati secara rohani saat lahir ke dunia.

Latar Belakang Markus dan Pekerjaannya Menurut Alkitab

October 4, 2020

October 4, 2020

Latar belakang Markus dan pekerjaannya sebagai rasul dan penulis Injil pertama masih sangat relevan dengan kondisi pelayanan misionaris di zaman ini.

Sorga Bagi Si Pelacur Binal

August 29, 2020

August 29, 2020

Seorang pelacur diangkat menjadi permaisuri karena cinta kasih sang raja. Maka betapa lebihnya kasih Raja Sorga yang memberikan Kerajaan Sorga bagi pelacur rohani seperti kita.

Untuk Apa Manusia Diciptakan?

July 25, 2020

July 25, 2020

Sudah tahu manusia akan jatuh ke dalam dosa dan mengecewakan Allah, tapi mengapa Allah tetap menciptakan manusia?

4 Hari Raya Orang Kristen Menurut Alkitab

September 1, 2020

September 1, 2020

Ada 4 hari raya orang Kristen yang diperintahkan Allah di dalam Alkitab. Keempat hari raya ini menggambarkan karya penyelamatan umat manusia dari dosa.

Syarat Menjadi dan Tugas Pendeta Menurut Alkitab

October 17, 2020

October 17, 2020

Alkitab sudah menuliskan syarat menjadi pendeta dan tugas pendeta menurut Alkitab. Tanpa tambahan dari sumber di luar Alkitab, syarat dan tugas itu sudah berat.

Antara Taj Mahal dan Persembahan Kepada Tuhan

July 24, 2020

July 24, 2020

Manusia bisa membangun situs bersejarah untuk mengenang kekasihnya, tapi apa yang sudah kita buat untuk Bait Allah yaitu Gereja?

Ini Tandanya Kamu Sebenarnya Belum Mengenal Allah

July 24, 2020

July 24, 2020

Mungkin kamu sudah merasa mengenal Allah, tapi sebenarnya kamu tidak tahu apapun tentang Dia. Cari tahu tanda-tandanya di sini.

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *