October 29, 2020 Your daily manna

4 Hari Raya Orang Kristen Menurut Alkitab

4 Hari Raya Orang Kristen yang Ada di Alkitab

Umat Israel keluar dari Mesir dengan pimpinan Musa, lalu mereka hidup di bawah Hukum Taurat selama 1500 tahun sampai kedatangan Yesus sebagai Mesias. Selama 1500 tahun itu, Allah memerintahkan umat Israel untuk merayakan 4 Hari Raya setiap tahunnya. Jadi apa saja sih 4 Hari Raya orang Kristen dan umat Israel itu?

Sebagai bagian dari Hukum Taurat, Allah memerintahkan umat Israel untuk memelihara 4 Hari Raya, yaitu Paskah, Buah Bungaran, Roti Tidak Beragi, dan Penuaian Gandum. Laki-laki dewasa Israel wajib datang ke Yerusalem untuk merayakan 4 Hari Raya itu.

Di manapun laki-laki dewasa Israel berada, baik sebagai orang buangan di negeri asing atau sedang berperang di tempat yang jauh, mereka harus kembali ke Yerusalem untuk merayakan 4 Hari Raya itu. Natal sendiri tidak termasuk Hari Raya orang Kristen karena baik Allah maupun Yesus tidak memerintahkan umat Israel atau orang Kristen untuk merayakan Natal. Silahkan ubek-ubek sendiri Alkitab Anda dari Kejadian sampai Wahyu dan Anda tidak akan menemukan perintah untuk merayakan Natal.

Justru yang wajib dipelihara dan dirayakan adalah 4 Hari Raya di atas, yaitu Paskah, Buah Bungaran, Roti Tidak Beragi dan Penuaian Gandum. Karena selain diperintahkan secara langsung oleh Allah, memahami 4 hari raya orang Kristen tersebut juga akan membantu kita memahami bagaimana Allah telah merencanakan proses keselamatan manusia yang begitu detail dan bagaimana Dia menggenapi semuanya tanpa terkecuali.

1. Hari Raya Paskah

Hari Raya yang pertama adalah Paskah yang diadakan pada tanggal 14 Januari (kalender Yahudi, atau 14 Juli kalender Ibrani). Di Perjanjian Lama, Paskah adalah hari di mana bangsa Israel membubuhkan darah anak domba di ambang pintu supaya selamat dari kematian anak pertama (tulah ke sepuluh). Ini adalah hari di mana mereka menyembelih domba (Markus 14:12).

Sedangkan di Perjanjian Baru, Paskah adalah hari di mana Anak Domba Allah mencurahkan darah dan mati di kayu salib. Yesus Kristus menebus dosa manusia, dan barangsiapa yang minum darahNya diselamatkan dari maut. Dengan demikian, Paskah di Perjanjian Lama adalah kiasan akan kematian Anak Domba Allah dan hari di mana umat manusia ditebus dari dosa dan diselamatkan dari maut.

2. Hari Raya Buah Bungaran

Hari Raya orang Kristen yang kedua adalah Hari Raya Buah Bungaran. Di masa Perjanjian Lama, Hari Raya Buah Bungaran diadakan pada hari Minggu pertama setelah Paskah. Sedangkan di dalam Perjanjian Baru, hari raya ini adalah hari di mana Tuhan Yesus bangkit dari maut dan mengaruniakan damai sejahtera. Dengan kata lain, ini adalah Hari Raya Kebangkitan. Di hari ini Tuhan juga memerintahkan murid-muridNya untuk membaptis dalam Nama Yesus, memberitakan Injil kepada segala bangsa, dan menantikan Roh Kudus.

3. Hari Raya Roti Tidak Beragi

Hari Raya orang Kristen yang ketiga adalah Hari Raya Roti Tidak Beragi, yang diadakan pada tanggal 15-21 Januari menurut kalender Yahudi. Jika Anda bingung dengan perbedaan dan penghitungan penanggalan, Anda bisa mengacu pada Hari Raya Paskah (yang diadakan pada tanggal 14 Januari kalender Yahudi). Hari setelah Hari Raya Paskah itulah Hari Raya Roti Tidak Beragi. Perayaan ini diadakan selama tujuh hari, di mana umat Israel harus makan roti tidak beragi (Keluaran 34:18).

Sedangkan di Perjanjian Baru, hari raya orang Kristen ini tetap diadakan sebagaimana di Perjanjian Lama. Hanya saja Tuhan Yesus memberitahu maksud sebenarnya dari perayaan ini, yaitu untuk waspada pada ragi orang Farisi, Saduki, dan Herodes (Matius 16:6, Markus 8:15). Ragi yang dimaksud di sini adalah ajaran-ajaran yang di luar firman Allah. Sebaik, selogis, sefilosofis, atau seindah apapun ajaran itu, tapi bila itu di luar firman Allah, maka itu adalah ajaran-ajaran palsu yang lambat laun akan membuat Anda menjadi kambing.

hari raya orang kristen ada tertulis
Image by Freepik

Menambahkan ragi pada adonan roti sepertinya langkah yang baik karena membuat roti mengembang, tidak bantat, dan semakin nikmat. Tetapi jika dikonsumsi terlalu sering, ragi dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Sedangkan gandum yang murni (firman yang tertulis dalam Alkitab) tidak menimbulkan gangguan kesehatan seberapa seringpun dikonsumsi.

Ada banyak ragi selain ragi Farisi, Saduki, dan Herodes. Contoh yang paling jelas adalah ragi filsafat, ragi humanisme, ragi ilmu pengetahuan, ragi tradisi nenek moyang, ragi adat budaya, dsb. Semua ragi ini harus dihindari karena Anda harus makan roti tidak beragi (firman yang tertulis dalam Alkitab).

4. Hari Raya Penuaian Gandum

Hari Raya orang Kristen yang keempat adalah Hari Raya Penuaian Gandum, yang diadakan pada hari ke 49 setelah Hari Raya Buah Bungaran, atau hari ke 50 bila dihitung dari Hari Raya Buah Bungaran. Karena diadakan di hari ke 50, hari raya orang Kristen ini juga sering disebut sebagai Hari Raya Pentakosta. Dalam bahasa Yunani, kata Pentakosta artinya “hari ke 50”.

Di masa Perjanjian Lama, umat Israel membawa hasil panen dari ladang mereka ke Bait Allah di hari raya ini. Sedangkan di Perjanjian Baru, hari raya orang Kristen ini juga tetap diadakan, tetapi sekaligus menjadi hari di mana Roh Kudus turun kepada semua orang percaya (bukan hanya kepada 12 rasul saja) (Kis 2:1-4).

Turunnya Roh Kudus di Hari Raya Penuaian Gandum ini juga menjelaskan betapa pentingnya orang Kristen menerima baptisan Roh Kudus, dan tidak cukup dengan baptisan Yohanes saja.

Seperti yang sudah dijelaskan oleh Yohanes Pembaptis sendiri, Tuhan Yesus datang dengan alat penampi untuk memisahkan gandum dari debu jerami. Gandum dimasukkan ke dalam lumbung, sedangkan debu jerami dibakar dalam api yang tidak terpadamkan (Matius 3:11-12, Lukas 3:16-17). Maka bukan kebetulan Roh Kudus turun di Hari Raya Penuaian Gandum. Barangsiapa menghindar dan menolak untuk menerima Roh Kudus, ia adalah calon debu jerami yang akan dibakar di neraka sebaik dan sesaleh apapun orang itu. Mengapa demikian? Karena Roh Kudus adalah Roh Allah dan Roh Kristus, dan barangsiapa yang tidak punya Roh Kristus di dalamnya bukanlah milik Kristus (Roma 8:9).

Kesimpulan

Jadi itulah daftar hari raya orang Kristen yang diperintahkan Allah untuk dipelihara dan dirayakan. Natal sendiri tidak termasuk hari raya orang Kristen karena tidak ada perintah, baik di Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, untuk merayakan atau memperingati hari kelahiran Tuhan Yesus.

Bila Anda jeli membaca Keluaran 23, Keluaran 34, Imamat 23, dan Ulangan 16 yang membahas tentang peraturan-peraturan hari raya, Anda akan menemukan bahwa hanya ada 3 hari raya yang diperintahkan Allah. Itu karena Hari Raya Roti Tidak Beragi sudah termasuk pada Hari Raya Buah Bungaran. Hari Raya Roti Tidak Beragi diadakan selama 7 hari setelah Paskah, yang mana pasti ada satu hari yang bertepatan dengan Hari Raya Buah Bungaran yang diadakan di hari Minggu pertama setelah Paskah. Itu sebabnya Hari Raya Roti Tidak Beragi dan Buah Bungaran dihitung sebagai 1 hari raya. Keduanya pun sebenarnya termasuk dalam rangkaian Paskah.

Dan bila Anda bingung dengan Hari Raya Tujuh Minggu, itu adalah masa-masa penantian dari Hari Raya Buah Bungaran sampai Penuaian Gandum. Hari Raya Penuaian Gandum diadakan di hari ke 49 setelah Buah Bungaran. 1 minggu ada 7 hari, berarti 7 minggu sama dengan 49 hari. Selama 49 hari ini umat Israel berkumpul bersama, bersukaria, dan memberikan persembahan sukarela sambil menantikan Hari Raya Penuaian Gandum (Ulangan 16:10-12). Selama 49 hari ini pula para rasul dan orang-orang percaya menantikan Roh Kudus yang dijanjikan Tuhan Yesus (terhitung dari hari kebangkitanNya).

Jadi bagaimana? Apakah Anda sudah melihat bagaimana Allah menggunakan hari-hari raya di masa Perjanjian Lama untuk menggambarkan karya penyelamatan umat manusia melalui AnakNya? Tuhan Yesus mati, bangkit, dan mengutus Roh Kudus di hari yang sama ketika umat Israel merayakan Paskah, Buah Bungaran, dan Penuaian Gandum.

Apakah menurut Anda ini semua kebetulan?

Related Posts

Mengapa Stefanus Dilempari Batu Sampai Mati?

September 14, 2020

September 14, 2020

Sudahkah Anda tahu pernyataan seperti apa yang diucapkan Stefanus sehingga membuat ia dilempari batu saat itu juga sampai mati? Kami mengupasnya di sini.

Antara Taj Mahal dan Persembahan Kepada Tuhan

July 24, 2020

July 24, 2020

Manusia bisa membangun situs bersejarah untuk mengenang kekasihnya, tapi apa yang sudah kita buat untuk Bait Allah yaitu Gereja?

Siapakah Roh Kudus Itu?

August 20, 2020

August 20, 2020

Mayoritas orang Kristen tidak tahu siapakah Roh Kudus itu, padahal ada banyak ayat Alkitab yang menerangkan tentang Roh Kudus.

Ini Tandanya Kamu Sebenarnya Belum Mengenal Allah

July 24, 2020

July 24, 2020

Mungkin kamu sudah merasa mengenal Allah, tapi sebenarnya kamu tidak tahu apapun tentang Dia. Cari tahu tanda-tandanya di sini.

Kota Perlindungan Itu Bernama Yesus

August 16, 2020

August 16, 2020

Di Perjanjian Lama, Kota Perlindungan adalah suaka bagi para pembunuh. Ini adalah kiasan akan Yesus yang adalah perlindungan bagi semua orang berdosa.

Jangan Gegabah Merasa Menderita Seperti Ayub

August 5, 2020

August 5, 2020

Ayub menderita karena memang diizinkan oleh Allah. Tapi ketika Anda menderita, jangan langsung gegabah menganggap Anda seperti Ayub.

Biografi Markus Menurut Alkitab

September 21, 2020

September 21, 2020

Markus bukanlah kedua belas murid Yesus yang kemudian menjadi rasul. Tetapi justru dia yang pertama kali menuliskan kitab Injil. Siapa sebenarnya dia?

Syarat Menjadi dan Tugas Pendeta Menurut Alkitab

October 17, 2020

October 17, 2020

Alkitab sudah menuliskan syarat menjadi pendeta dan tugas pendeta menurut Alkitab. Tanpa tambahan dari sumber di luar Alkitab, syarat dan tugas itu sudah berat.

Bolehkah Kita Memberikan Persembahan Kepada Orang Miskin?

July 31, 2020

July 31, 2020

Anda merasa gereja tidak mengelola persembahan dengan baik, sehingga memberikan persembahan kepada orang miskin. Apa kata Alkitab mengenai hal ini?

Perumpamaan Kambing dan Domba: Kenapa Kambing Dikutuk Tuhan?

August 18, 2020

August 18, 2020

Dalam perumpamaan kambing dan domba, Tuhan Yesus memakai kambing untuk menggambarkan orang-orang yang tidak mengasihi Dia. Mengapa demikian?

Pengakuan Iman Rasuli Adalah Kebohongan Besar!

August 3, 2020

August 3, 2020

Pengakuan iman rasuli tidak ditulis oleh kedua belas rasul Tuhan Yesus dan baru dibuat ratusan tahun sesudah para rasul meninggal.

Keadilan Yunus vs Keadilan Allah

August 14, 2020

August 14, 2020

Yunus menolak diutus Allah karena merasa orang Niniwe layak dihukum. Ini adalah bentuk keadilan Yunus yang tidak sesuai dengan keadilan Allah.

Iman Yang Mampu Melihat Allah

July 27, 2020

July 27, 2020

Mengapa Allah tidak memperlihatkan DiriNya sehingga manusia lebih mudah untuk percaya? Dari mana kita bisa tahu Dia benar-benar ada dan bekerja?

Untuk Apa Manusia Diciptakan?

July 25, 2020

July 25, 2020

Sudah tahu manusia akan jatuh ke dalam dosa dan mengecewakan Allah, tapi mengapa Allah tetap menciptakan manusia?

Anda Sudah Mati Rohani Saat Lahir Ke Dunia

July 26, 2020

July 26, 2020

Banyak orang Kristen mengira maut adalah mati secara jasmani, padahal sejatinya kita semua sudah mati secara rohani saat lahir ke dunia.

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *