October 28, 2020 Your daily manna

Anda Sudah Mati Rohani Saat Lahir Ke Dunia

Maut Tidak Hanya Berarti Mati Jasmani Tapi Juga Mati Rohani

Sebenarnya orang Kristen sudah tahu definisi dosa dan maut sejak mengenyam sekolah minggu, dan pengetahuan ini terus dikembangkan melalui pelajaran Agama Kristen di sekolah-sekolah. Jadi dosa dan maut bukanlah hal yang baru.

Masalahnya, sepanjang kita bertumbuh ada banyak kesimpang-siuran dari berbagai macam sumber, seperti media, ajaran agama-agama lain, campur-aduk adat dan budaya, dan diperparah lagi dengan tidak pernah membaca Alkitab selain saat ibadah di gereja. Ini mengakibatkan ketidaktahuan akan pemahaman Alkitab yang utuh dan menyeluruh, sehingga pengertian dosa tidak lagi biblikal.

Contoh sederhana saja, Alkitab tidak pernah mengkategorikan dosa dalam strata besar dan kecil, tapi banyak orang Kristen yang menggolongkan perbuatan membunuh atau berzinah sebagai dosa besar, sedangkan berbohong sebagai dosa kecil. Padahal dosa adalah dosa, dan akibatnya sama: maut.

Apakah Anda sudah lupa kalo penyebab kejatuhan manusia adalah karena Adam memakan apa yang tidak boleh dimakan?

Simpel kan dosanya? MEMAKAN APA YANG TIDAK BOLEH DIMAKAN. Kalo mau dikategorikan, itu termasuk dosa kecil. Adam tidak melakukan dosa besar seperti membunuh atau menipu. Tapi apa akibatnya dari dosa yang kelihatannya sepele itu?

Semua manusia mengecap maut!

Akan pengertian maut pun, tidak semua orang Kristen benar-benar paham. Banyak orang Kristen mengira maut adalah kondisi ketika manusia putus nyawa sehingga berakhir hidupnya. Padahal maut tidak hanya berarti kematian jasmani seperti itu, tapi juga kematian roh. Dengan kata lain, mati rohani. Kematian roh inilah yang sudah terjadi sejak manusia dilahirkan. Semua manusia setelah Adam dan Hawa (kecuali Yesus, karena lahir bukan dari hubungan suami istri) sudah mati sejak mereka dilahirkan ke dunia (Roma 5:12).

Anda sudah mati saat Anda lahir ke dunia!

Apa buktinya bahwa yang dimaksud dengan maut adalah kematian roh atau mati rohani?

Ayo kita buka Alkitab kita. Pertama kita buka Efesus 2:1.

“Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.”

Efesus 2:1

Lalu kita buka Kolose 2:13.

“Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,”

Kolose 2:13

Simpel saja, apakah ini artinya jemaat di Efesus dan Kolose adalah zombie-zombie yang pernah mati lalu bangkit lagi dari kubur?

Tentu saja bukan, kan?

Sekarang ayo kita baca Kejadian 2:16-17.

“Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.””

Kejadian 2:16-17

Kita tahu apa yang terjadi setelahnya. Adam dan Hawa memakan buah itu.

Tapi setelah kejadian itu, Adam dan Hawa masih sempat melahirkan tiga anak: Kain, Habel, dan Set. Adam sendiri terus hidup sampai umur 930 tahun (Kejadian 5:5).

Padahal Allah berfirman: “…pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

Apakah ini artinya Allah salah dalam berfirman? Sebab ternyata Adam masih hidup sampai umur 930 tahun?

Tentu saja bukan.

Maut tidak hanya berarti kematian tubuh, tetapi juga kematian roh. Rohnya mati, alias mati rohani. Dan dari sini kita juga tahu bahwa manusia tidak hanya keberadaan secara tubuh saja, tetapi juga keberadaan roh.

Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di artikel “Untuk Apa Manusia Diciptakan?”, Manusia adalah keberadaan roh. Justru disebut “manusia” karena mempunyai roh di dalam tubuhnya (Kejadian 2:7, Kejadian 5:2). “Manusia-manusia” sebelum Adam (yang tidak mempunyai roh) tidak disebut Alkitab sebagai “manusia” (Kejadian 4:14-17). Alkitab justru menyebut mereka sebagai “raksasa” (Kejadian 6:4).

Jadi benar bahwa Adam adalah manusia pertama karena dialah yang pertama kali menerima roh dari Allah (Kejadian 2:7). “Manusia-manusia” yang berada jutaan tahun (menurut sains) sebelum Adam tidak disebut sebagai manusia karena mereka tidak dihembuskan roh dari Allah. Jadi terserah mau bilang mereka apa, mau bilang kera, raksasa, nephilim, pithecanthropus, atau keturunan ikan juga boleh. Tidak penting apa sebutannya karena toh semua manusia-manusia yang tidak punya roh ini punah total ketika air bah melanda bumi di zaman Nuh (Kejadian 7&8).

anda sudah mati rohani saat lahir ke dunia
The Deluge by Francis Danby – www.tate.org.uk

Jadi yang tinggal di bumi sejak terjadinya air bah adalah manusia yang punya keberadaan roh. Roh yang dihembuskan Allah kepada Adam itu diturunkan kepada semua manusia keturunan Adam. Tapi karena Adam sudah berdosa, maka roh yang dihembuskan Allah itu menjadi mati. Dan roh yang sudah mati itulah yang diwariskan kepada semua keturunan Adam (kecuali Yesus karena Dia lahir bukan dari hubungan suami istri). Mula-mula kepada Kain, Habel, dan Set sampai ke kita semua dan keturunan-keturunan kita nanti. Itu sebabnya artikel ini saya kasih judul: “Anda sudah mati rohani saat Anda lahir ke dunia.”

Jadi, dosa adalah pelanggaran firman. Itulah arti dosa secara definisi. Allah berfirman kepada Adam untuk tidak makan buah, tetapi Adam memakannya. Di situ Adam berdosa, dan di saat itu pula maut langsung terjadi: roh Adam mati. Akibatnya kita semua mati rohani.

Jadi tidak peduli separah/sebesar atau seringan/sekecil apa pelanggaran firman itu, itu disebut dosa.

Akibat Mati Rohani

Nah, sekarang kita beranjak ke poin pembahasan berikutnya: mengapa dosa mengakibatkan kematian roh, alias mati rohani?

Kalau mau jawaban cepat dan gampang sih, Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut…”

Tetapi kita juga harus tahu bahwa roh manusia membutuhkan firman untuk tetap hidup. Secara berurutan mari kita baca Kejadian 2:7 dan Matius 4:4.

Kejadian 2:7, ketika Allah menghembuskan nafas hidup ke dalam Adam, maka dia menjadi roh yang hidup (living soul). Saya menyarankan Anda untuk menggunakan Alkitab versi NKJV, atau NET Bible, atau NIV, karena di situ jelas tertulis bahwa Adam menjadi living soul (roh yang hidup). Sementara terjemahan Alkitab Indonesia adalah “makhluk yang hidup”, yang sangat misleading. Seolah-olah di saat itulah manusia baru bisa bernafas, lalu menjadi “makhluk yang hidup”.

Padahal Alkitab juga mencatat bahwa di masa itu sudah ada “manusia-manusia” lain sebelum Adam. Lalu apakah mereka semua itu bukan makhluk hidup? Apakah mereka hidup dengan cara tidak bernafas? Misleading translation ini yang mengaburkan fakta bahwa manusia bukan sekedar makhluk yang hidup. Manusia adalah keberadaan roh, dan bahwa roh itu dihembuskan oleh Allah dan berasal dari Allah.

Karena roh yang diberikan kepada manusia itu berasal dari Allah, maka hidup roh itu tetap bergantung kepada Allah meskipun dia sudah berada di dalam tubuh manusia. Maka cara supaya roh manusia tetap hidup adalah dengan melakukan firman Allah.

Matius 4:4: maka itulah yang dimaksud oleh Yesus bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi juga dari firman Allah. Secara jasmani manusia memang membutuhkan makanan, tapi karena di dalam diri manusia juga ada roh yang dari Allah, maka cara roh itu tetap hidup adalah dengan melakukan firman Allah.

Itulah sebabnya ketika Adam memakan buah yang dilarang, saat itu juga rohnya mati. Dia mati rohani.

Yang menyebabkan roh Adam mati bukanlah buah terlarang itu, tetapi pelanggaran firman yang dilakukan Adam. Roh yang ada di dalam diri Adam membutuhkan firman untuk tetap hidup, tetapi Adam justru melanggar firman, sehingga rohnya mati.

Maka seperti yang juga disampaikan oleh Paulus kepada jemaat di Efesus dan Kolose (sudah saya kutip di atas), mereka dahulu mati oleh pelanggaran dan dosa-dosa mereka. Bukan berarti jemaat di Efesus dan Kolose adalah mayat hidup, tetapi roh mereka dulunya mati. Dan penyebab matinya bukanlah makan buah yang sama yang dimakan oleh Adam, tetapi karena melanggar firman Allah (dosa).

Inilah dosa, dan inilah maut. Dosa adalah pelanggaran firman. Tidak ada gunanya membedakan dosa besar dan dosa kecil, sebab akibatnya adalah sama: maut. Maut adalah kematian roh. Maut tidak hanya berarti mati jasmani tapi juga mati rohani. Pelanggaran firman menyebabkan kematian roh karena cara roh bertahan hidup adalah dengan firman, sebab roh itu berasal dari Allah yang mengeluarkan firman.

Sudahkah Anda membaca Alkitab hari ini?

Tags: , in Editorials
Related Posts

Masuk Sorga dengan Berbuat Baik adalah Ajaran Sesat

September 26, 2020

September 26, 2020

Banyak orang Kristen menyangka bahwa mereka dapat masuk sorga dengan berbuat baik. Padahal ini adalah ajaran sesat karena Allah tidak berfirman demikian.

Iman Yang Mampu Melihat Allah

July 27, 2020

July 27, 2020

Mengapa Allah tidak memperlihatkan DiriNya sehingga manusia lebih mudah untuk percaya? Dari mana kita bisa tahu Dia benar-benar ada dan bekerja?

Jangan Gegabah Merasa Menderita Seperti Ayub

August 5, 2020

August 5, 2020

Ayub menderita karena memang diizinkan oleh Allah. Tapi ketika Anda menderita, jangan langsung gegabah menganggap Anda seperti Ayub.

Pengakuan Iman Rasuli Adalah Kebohongan Besar!

August 3, 2020

August 3, 2020

Pengakuan iman rasuli tidak ditulis oleh kedua belas rasul Tuhan Yesus dan baru dibuat ratusan tahun sesudah para rasul meninggal.

Perumpamaan Kambing dan Domba: Kenapa Kambing Dikutuk Tuhan?

August 18, 2020

August 18, 2020

Dalam perumpamaan kambing dan domba, Tuhan Yesus memakai kambing untuk menggambarkan orang-orang yang tidak mengasihi Dia. Mengapa demikian?

Keadilan Yunus vs Keadilan Allah

August 14, 2020

August 14, 2020

Yunus menolak diutus Allah karena merasa orang Niniwe layak dihukum. Ini adalah bentuk keadilan Yunus yang tidak sesuai dengan keadilan Allah.

Latar Belakang Markus dan Pekerjaannya Menurut Alkitab

October 4, 2020

October 4, 2020

Latar belakang Markus dan pekerjaannya sebagai rasul dan penulis Injil pertama masih sangat relevan dengan kondisi pelayanan misionaris di zaman ini.

Mengapa Stefanus Dilempari Batu Sampai Mati?

September 14, 2020

September 14, 2020

Sudahkah Anda tahu pernyataan seperti apa yang diucapkan Stefanus sehingga membuat ia dilempari batu saat itu juga sampai mati? Kami mengupasnya di sini.

Syarat Menjadi dan Tugas Pendeta Menurut Alkitab

October 17, 2020

October 17, 2020

Alkitab sudah menuliskan syarat menjadi pendeta dan tugas pendeta menurut Alkitab. Tanpa tambahan dari sumber di luar Alkitab, syarat dan tugas itu sudah berat.

Sorga Bagi Si Pelacur Binal

August 29, 2020

August 29, 2020

Seorang pelacur diangkat menjadi permaisuri karena cinta kasih sang raja. Maka betapa lebihnya kasih Raja Sorga yang memberikan Kerajaan Sorga bagi pelacur rohani seperti kita.

Biografi Markus Menurut Alkitab

September 21, 2020

September 21, 2020

Markus bukanlah kedua belas murid Yesus yang kemudian menjadi rasul. Tetapi justru dia yang pertama kali menuliskan kitab Injil. Siapa sebenarnya dia?

Antara Taj Mahal dan Persembahan Kepada Tuhan

July 24, 2020

July 24, 2020

Manusia bisa membangun situs bersejarah untuk mengenang kekasihnya, tapi apa yang sudah kita buat untuk Bait Allah yaitu Gereja?

4 Hari Raya Orang Kristen Menurut Alkitab

September 1, 2020

September 1, 2020

Ada 4 hari raya orang Kristen yang diperintahkan Allah di dalam Alkitab. Keempat hari raya ini menggambarkan karya penyelamatan umat manusia dari dosa.

Kota Perlindungan Itu Bernama Yesus

August 16, 2020

August 16, 2020

Di Perjanjian Lama, Kota Perlindungan adalah suaka bagi para pembunuh. Ini adalah kiasan akan Yesus yang adalah perlindungan bagi semua orang berdosa.

Siapakah Roh Kudus Itu?

August 20, 2020

August 20, 2020

Mayoritas orang Kristen tidak tahu siapakah Roh Kudus itu, padahal ada banyak ayat Alkitab yang menerangkan tentang Roh Kudus.

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *